Harus-Tahu-Resiko-Bermain-Trading-Forex

Harus Tahu! Resiko Bermain Trading Forex

Menjasalankan investasi trading forex harus dilakukan dengan hati-hati agar terhindar dari kemungkinan resiko yang bisa berpotensi menyebabkan kerugian. Berikut ini adalah beberapa resiko trading forex agar Anda bisa mempunyai kesempatan untuk menghindarinya.

Adanya Laverage

Resiko pertama yang mungkin Anda dapatkan dari trading forex adalah adanya laverage dengan nilai bervariasi. Pada dasarnya, laverage sendiri merupakan modal awal yang broker berikan kepada trader saat baru memulai transaksi di akun riil, namun sifatnya adalah pinjaman.

Laverage ini bisa menjadi resiko apabila Anda memutuskan untuk menggunakannya secara tak beraturan apalagi dengan nilai besar. Hal ini karena Anda harus mengembalikan laverage yang telah digunakan kepada broker ditambah dengan biaya admin.

Penggunaan laverage ini juga akan membuat keuntungan Anda terpotong apabila trading forex ternyata berhasil. Hal ini karena broker akan memotong keuntungan tersebut sebagai salah satu cara agar Anda bisa mengembalikan laverage. Oleh sebab itu, Anda harus menggunakannya dengan bijak.

Ego Trader yang Merusak Perencanaannya Sendiri

Hal kedua yang menjadi resiko trading forex adalah ego dari pelaku transaksi investasi ini sendiri. Trader yang cenderung egois dan terlalu berambisi cenderung berpotensi ke arah tak terkendali, sehingga bisa merusak perencanaannya sendiri.

Ambisi untuk mendapatkan keuntungan besar tanpa melihat kondisi pasar bisa membuat keuntungan yang Anda dapatkan sebelumnya menghilang. Penyebabnya adalah penggunaan modal secara terus menerus untuk mengikuti transaksi trading forex tanpa perencanaan yang tepat.

Oleh sebab itu, hal internal seperti pengendalian emosi pada saat akan melakukan transaksi trading forex. Anda juga tetap harus mengedepankan pemikiran secara rasional agar hasil trading bisa sesuai dengan perencanaan awal dan keuntungan sebelumnya tetap utuh.

See also  Mudah! Begini Cara Membuat Trading Plan Saham

Ada Volatilitas

Volatilitas merupakan jarak naik turunnya nilai pasangan mata uang yang bisa saja terjadi secara ekstrim. Akibat dari pasangan mata uang yang mempunyai nilai volatilitas rendah adalah menjadi lebih sulit untuk diperdagangkan pada market forex.

Tingkatan volatilitas pasangan mata uang pada trading forex dimulai dari tingkatan rendah, sedang, hingga tinggi. Tingkatan volatilitas ini berjalan sebanding dengan loss yang mungkin Anda alami apabila nantinya trading forex ternyata tidak berhasil.

Pada umumnya pasangan mata uang dengan tingkat volatilitas tinggi akan dipilih oleh trader yang mempunyai banyak modal dan ingin meraih keuntungan tinggi. Sementara trader yang ingin bermain aman saja cenderung akan lebih memilih pasangan mata uang dengan tingkat volatilitas sedang.

Broker Forex yang Tidak Profesional

Kemungkinan resiko terakhir yang akan Anda alami dalam trading foreex adalah adanya broker tidak profesional. Broker forex yang tidak profesional ini dapat membahayakan modal deposit dan keuntungan yang sudah Anda dapatkan sebelumnya, yaitu berpotensi membuatnya hilang.

Pada saat awal memulai trading sangat penting bagi Anda untuk melakukan analisis guna menentukan broker forex yang profesional dan layak untuk dipilih. Broker yang tidak profesional ini juga bisa berpotensi memberikan sinyal trading palsu, sehingga Anda akan salah dalam mengeksekusi transaksi.

Hal yang harus Anda hindari guna menghindari resiko tersebut adalah meminta ulasan rekan yang sudah berpengalaman dalam trading guna membantu memilih broker. Di samping itu, bandingkan review beberapa broker dari sumber berbeda sekaligus agar memudahkan Anda saat memilihnya.

Beberapa resiko trading forex tersebut dapat Anda hindari apabila bisa menganalisa setiap kemungkinan yang akan terjadi pada saat transaksi. Penentuan komponen penting yang berhubungan dengan transaksi trading forex harus dilakukan dengan teliti guna menghindari resiko di atas.

See also  Aplikasi Trading OJK yang Aman dan Mudah Dipelajari

SUMBER: HalloBaliku