Begini-Cara-Membuat-Trading-Plan-Saham

Mudah! Begini Cara Membuat Trading Plan Saham

Perencanaan merupakan salah satu hal penting yang harus ditentukan saat akan menjalankan trading saham sebagai batasan atau acuan untuk melakukan setiap transaksi. Berikut ini adalah ulasan mengenai cara membuat trading plan saham yang bisa Anda cermati.

Menentukan Jangka Waktu Trading

Langkah pertama untuk membuat trading plan adalah menentukan jangka waktu terlebih dahulu. Batasan waktu transaksi untuk trading saham ini bervariasi, yaitu mulai dari harian hingga mingguan tergantung pada kondisi pasar.

Anda bisa menjalankan salah satu atau kedua jangka waktu trading saham sekaligus dalam satu akun. Namun, tetap pastikan bahwa Anda melakukan pengelolaan dana dengan memisahkan modal yang akan digunakan untuk trading harian dan mingguan.

Penentuan jangka waktu trading saham yang digunakan ini akan mempengaruhi penggunaan analisa teknikal untuk transaksi. Di samping itu, Anda juga harus mempelajari pergerakan harga saham di pasar sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan agar bisa mendapatkan keuntungan.

Perencanaan Modal

Hal berikutnya yang harus diperhatikan dalam membuat perencanaan dalam trading saham adalah terkait modal. Anda harus merencanakan berapa jumlah modal yang akan disetorkan serta sistem manajemennya agar penggunaannya bisa dilakukan dengan bijak.

Modal awal yang bisa disetorkan oleh pemula adalah berkisar antara Rp.1.000.000 hingga Rp.1.500.000 saja. Bagi pemula disarankan untuk tidak menyetorkan modal lebih dari jumlah tersebut untuk trading saham agar tidak mudah dirugikan di kemudian hari.

Setelah mendepositkan modal awal, maka saatnya untuk menentukan perencanaan alokasi. Anda bisa merencanakan 3 portofolio sekaligus dan tidak menggunakan keseluruhan modal untuk membeli saham. Manajemen modal ini perlu dilakukan dengan bijak agar Anda bisa meraup keuntungan.

Menyiapkan Portofolio Saham yang Dipilih

Portfolio pilihan merupakan hal berikutnya yang harus dipersiapkan apabila Anda sedang membuat trading plan. Jenis portofolio pilihan ini bisa didapatkan dari saham di LQ45 yang merupakan salah satu sumber terpercaya.

See also  Apa Itu Trading? Ini Pengertian dan Jenis-jenisnya

Pada saat menentukan portofolio ini trader akan memilih saham yang akan digunakan pada saat trading. Tujuan dari menyiapkan portofolio pilihan ini adalah agar trader tidak mudah terjebak oleh banyak saham yang ternyata memiliki pergerakan tidak likuid.

Pada saat menyiapkan portofolio ini trader bisa mempelajari terlebih dahulu jenis saham yang menguntungkan atau tidak. Di samping itu, perhatikan pula sumber saham yang akan dimasukkan ke dalam daftar portofolio pilihan.

Menentukan Take Profit dan Batasan Cut Loss

Cara membuat trading plan saham selanjutnya adalah menentukan take profit dan batasan cut loss. Trader harus bisa memperkirakan dan membuat prediksi kapan waktu yang akan diambil untuk take profit serta take loss/

Waktu untuk menentukan take profit ini berhubungan dengan saat yang tepat untuk melepaskan saham. Trader bisa melepaskan saham tersebut ketika harganya sedang melonjak, sehingga bisa mengambil profit yang besar.

Sementara batasan cut loss perlu ditentukan agar trader tidak mengalami kerugian terlalu besar akibat pergerakan harga saham. Batasan cut loss ini berkaitan dengan kapan trader harus melepas sahamnya di saat dirasa sudah tidak profit, sehingga kerugiannya masih bisa dihentikan.

Menentukan Indikator Trading yang Tepat

Menentukan indikator yang tepat juga salah satu bagian penting dalam membuat trading plan. Indikator ini belum tentu langsung berhasil dan cocok dalam satu kali percobaan. Anda bisa mencoba berbagai indikator terlebih dahulu untuk menemukan manakah yang paling cocok dengan perencanaan trading.

Ada banyak indikator trading saham. Di antaranya, yang pertama adalah moving average untuk memantau pergerakan stok saat ini dengan memperhatikan titik support dan resistance. Anda juga bisa menggunakan indikator relative strength index untuk mengetahui titik oversold dan overbought.

See also  Cara Trading Cryptocurrency dengan Strategi yang Jitu

Penentuan indikator trading ini berdasarkan dengan kenyamanan Anda saat menggunakannya. Di samping itu, pilihlah indikator trading saham yang dianggap paling menguntungkan. Anda juga bisa mencoba beberapa indikator dalam transaksi trading yang berbeda untuk mengetahui hasilnya.

Jika Sudah Jadi, Jalankan dengan Disiplin dan Konsisten

Plan trading saham yang sudah dibuat selanjutnya harus dijalankan secara disiplin dan konsisten. Trader harus mengikuti plan yang sudah dibuat dengan melakukan penyesuaian tertentu atau dianggap perlu agar bisa menjalankannya dengan lebih baik.

Salah satu contohnya adalah pada saat Anda sudah menentukan take profit dengan persentase 5%, Apabila ternyata harga saham sudah mengalami kenaikan sebesar 5%, maka Anda bisa segera untuk melakukan take profit.

Jangan menunggu harga saham bergerak lagi karena bisa berpotensi mengalami penurunan. Hal ini sangat penting diperhatikan terutama bagi pemula yang baru mencoba trading saham. Anda akan mendapatkan keuntungan dari trading saham apabila menjalankan plan dengan disiplin dan konsisten.

Cara membuat trading plan saham tersebut bisa dijadikan sebagai referensi agar Anda bisa mendapatkan keuntungan. Perhatikan setiap keputusan yang diambil pada saat membuat trading plan karena nantinya Anda harus menjalankannya dengan disiplin dan konsisten.