Panduan-Cara-Beli-Saham-Online-Mudah-dan-Aman

Panduan Cara Beli Saham Online Mudah dan Aman

Jika Anda masih asing dengan dunia investasi dan sekarang ingin mencobanya. Tenang, jual beli saham bukanlah hal yang sulit. Setelah faham mengenai jual beli saham, cara daftar dan pembelian saham pun mudah diikuti. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk beli saham online secara mudah.

Tentukan Broker Saham

Langkah paling awal melakukan pembelian saham online adalah menentukan jasa broker saham mana yang akan digunakan. Pastikan perusahaan broker atau sekuritas tersebut sudah terdaftar di OJK untuk menjamin keamanan transaksi Anda dan mengurangi resiko terkena investasi bodong.

Buka Rekening Saham

Setelah menentukan perusahaannya, Anda langsung bisa membuat rekening saham. Broker yang bagus akan memberikan fasilitas untuk membuka rekening saham secara online. Biasanya Anda cukup mengisi formulir dengan informasi yang diminta.

Informasi yang dibutuhkan biasanya meliputi nama lengkap, nomor telepon, email, dan data diri lainnya. Anda juga perlu menyiapkan dokumen lain seperti kartu identitas, NPWP, dan lainnya. Pembukaan rekening biasanya difasilitasi dengan aplikasi, website, atau datang langsung ke kantornya.

Buka RDN (Rekening Dana Nasabah)

Setelah memiliki rekening saham, Anda bisa membuka RDN yang digunakan untuk bank menyimpan dana transaksi jual beli saham Anda. Berbeda dengan rekening saham yang digunakan untuk jual beli saham, rekening RDN hanya menyimpan transaksinya.

Instal Software Online Trading

Perusahaan sekuritas yang bagus biasanya menyediakan aplikasi online trading-nya sekaligus untuk memudahkan para investor saat ingin bertransaksi saham. Cukup install aplikasi online tersebut di smartphone dan login, maka Anda busa langsung melakukan pembelian saham.

Setor Dana Deposit Awal

Untuk beli saham online, pastinya dalam rekening harus ada dana terlebih dahulu yang disebut dengan deposit awal. Setelah akun RDN aktif, juga sudah menginstal aplikasi trading online, Anda tinggal menyetor dana deposit awal saja.

See also  Daftar Rekomendasi Aplikasi Saham Syariah Terbaik

Besaran dana deposit awal biasanya disesuaikan dengan aturan minimal yang sudah ditentukan oleh perusahaan sekuritas. Untuk menyetor dana deposit awal ini, pertama Anda harus menyiapkan dana dari tabungan yang siap disetor ke nomor RDN.

Penyetoran dana bisa melalui ATM, mobile banking, atau juga internet banking. Jangan lupa Anda harus selalu melebihkan setorannya karena akan dipotong untuk Broker dan PPH. Tunggu sebentar sampai dana masuk di aplikasi online trading  yang sudah diinstal.

Analisis Grafik Saham

Sebelum melakukan pembelian, Anda harus analisis dulu grafik saham yang ditampilkan oleh aplikasi, Analisisnya biasanya menggunakan analisis teknikal dan fundamental demi mendapatkan profit yang maksimal.

Meskipun pemula, Anda tidak perlu bingung untuk melakukan analisis, karena hanya perlu memahami laporan keuangan dan grafik yang disajikan oleh aplikasi dan mengetahui dengan jelas sektor bisnis yang dijalankan oleh emitten atau perusahaan yang akan dibeli sahamnya.

Transaksi Beli Saham

Anda bisa melakukan transaksi pembelian saham setelah dana disetor efektif pada RDN. Terdapat beberapa cara yang harus Anda lakukan saat membeli saham. Pertama tentukan saham mana yang akan dibeli. Akan lebih baik jika ingat kode saham dari perusahaan yang akan diinvestasikan.

Ketika melakukan order, Anda akan diminta untuk menentukan harga pembelian saham. Selain itu, akan ditunjukkan juga harga penawaran (bid) dan harga penjualan (offer). Jika ingin langsung melakukan pembelian efektif, Anda bisa pasang harga sama dengan harga penjualan terendah untuk langsung mendapatkannya.

Tetapi jika Anda ingin harga beli yang lebih murah, bisa juga memasang harga di bawah harga jual terendah. Tetapi Anda harus mengantri sampai ada penjual yang menurunkan harga jualnya ke harga beli yang sudah dipasang. Hal ini memang memakan waktu yang lebih lama.

See also  Aplikasi Saham Penghasil Uang Terpercaya

Setelah transaksi berhasil, Anda bisa melihatnya di halaman portofolio. Halaman tersebut akan memperlihatkan saham yang Anda miliki saat ini termasuk di dalamnya jumlah lembar saham, harga rata-rata saham, dan nilai inveestasi saham Anda.

Merubah Order Saham

Jika Anda memasang harga lebih rendah dari penawaran dan sudah lama tidak ada penjual yang menurunkan harganya, maka bisa lihat harga beli yang ada di pasar saham saat itu. Kemudian harga yang telah Anda pasang dapat dilakukan perubahan (amend) sesuai kondisi pasar.

Fee Transaksi Saham

Dalam melakukan pembelian saham melalui aplikasi atau online, Anda akan dikenakan fee atas jasa broker yang melayani Anda (merekomendasikan perusahaan, mengeksekusi order transaksi) yang memang sudah menjadi ketentuannya.

Rincian biaya transaksinya antara lain yaitu komisi broker dengan angka sekitar 0,15% – 0,35% dari transaksi saham yang dilakukan. Kemudian biaya transaksi yang besarannya sekitar 0,04% dali nilai transaksi pembelian saham yang dilakukan terdiri dari biaya BEI, KSEI, Kliring PEI, dan dana jaminan.

Selanjutnya ada PPN yang diambil setiap ada pertambahan nilai transaksi barang. Jika PPN di luaran biasanya dikenalkan sampai 10%, di praktik jual beli saham hanya dikenakan 0,03% saja, selanjutnya ada pajak penghasilan (PPh) dengan besaran 0,1% dari nilai bruto transaksi.

Itulah beberapa cara beli saham online mulai dari penentuan broker sampai pembayaran fee transaksi. Pembelian saham secara online memiliki banyak kemudahan disamping selalu update harga saham, juga praktis karena bisa lakukan di manapun.